Santriawati

Dalam rangka membina santriawati sesuai dengan tujuan yang ditetapkan, beberapa program pembinaan yang dilakukan, yakni :
a. Pembinaan Kepribadian
1. Tahsinul Qur’an
2. Tahfidzul Qur’an (target satu tahun satu Juz)
3. Pembinaan dengan pola monitoring
4. Kepramukaan
5. Bela Diri / Silat
6. Toturial Kitab Kuning
7. Pengajian Umum
b. Pembinaan Penguasaan Saintek
1. Mastery Learning (Pembelajaran Tuntas)
2. CTL (Pembelajaran aplikasi)
3. Bimbingan Belajar UNAS
4. Studi Wisata
5. Seminar Santri
6. Labor Bahasa
7. Labor MIPA
8. Ketrampilan Tata Busana
9. Ketrampilan Tata Boga
10. Penulisan Karya Ilmiah
11. Pembelajaran berbasis Teknologi
12. Pemanfaatan Perpustakaan Digital
c. Peningkatan Kemampuan Berbahasa dan Bakat/Minat
1. Apresiasi Seni Islam
2. Jurnalistik
3. Hari Bahasa
4. Kuis Kontes
5. Muhadhoroh
6. Lailatul Ansyithoh (Malam kreatifitas Santri)
d. Pengembangan Kedisiplinan
1. Penerapan Tata Tertib Santri
2. Inspeksi Mendadak
3. Pengawasan Berantai
e. Pengembangan Kepemimpinan melalui organisasi santriawati yang
dinamai NM (Nahdhatul Muta’allimat)

PEDOMAN PENERIMAAN SANTRIAWATI
MADRASAH ALIYAH NORMAL ISLAM PUTERI
RASYIDIYAH KHALIDIYAH AMUNTAI
—————————————————————————-
A. Dasar :
1. Undang-undang Republik Indonesia nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional;
2. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional nomor 22 tahun 2006 tentang Standar Isi;
3. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional nomor 23 tahun 2006 tentang Standar Kompetensi Lulusan;
1. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional nomor 24 tahun 2006 tentang Pelaksanaan Standar Isi dan Standar Kompetensi Lulusan jo. Permendiknas nomor 6 tahun 2007 tentang Perubahan Permendiknas RI nomor 24 tentang Perlaksanaan Permendiknas nomor 22 dan 23 tahun 2006.
2. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional nomor 41 tahun 2007 tentang Standar Proses.
B. Ketentuan Umum
1. Santriawati adalah anggota masyarakat yang berusaha mengembangkan potensi diri melalui proses pembelajaran yang tersedia pada jalur, jenjang dan jenis pendidikan tertentu;
2. Penerimaan santriawati adalah penerimaan santriawati pada madrasah dari satuan pendidikan yang jenjangnya setingkat lebih rendah.
3. Perpindahan santriawati adalah penerimaan santriawati pada madrasah dari madrasah/sekolah lain;
4. Penerimaan santriawati pada RA/BA/TA dan madrasah bertujuan memberi kesempatan yang seluas-luasnya bagi warga negara usia sekolah agar memperoleh layanan pendidikan yang sebaik-baiknya.
C. ASAS PENERIMAAN SANTRIAWATI
Penerimaan santriawati harus berdasarkan:
1. Objektivitas, artinya bahwa penerimaan santriawati , baik santriawati baru maupun pindahan harus memenuhi ketentuan umum yang diatur dalam Keputusan Menteri Agama.
2. Transparasi, artinya pelaksanaan penerimaan santriawati dilakukan secara terbuka, untuk menghindari penyimpangan–penyimpangan yang mungkin terjadi.
3. Akuntabilitas, artinya penerimaan santriawati dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat, baik prosedur maupun hasilnya.
4. Tidak diskriminatif, artinya setiap warga negara yang berusia sekolah dapat mengikuti program pendidikan di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia tanpa membedakan suku, daerah asal, agama dan golongan.
5. Tidak ada penolakan dalam penerimaan santriawati , termasuk bagi santriawati yang berkebutuhan khusus, kecuali daya tampung madrasah terbatas.
6. Kegiatan penerimaan santriawati dilaksanakan oleh madrasah dengan jadwal penerimaan santriawati , kalender pendidikan melalui tahapan pemberitahuan ke masyarakat, pendaftaran, pengumuman santriawati yang diterima dan pendaftaran ulang.
D. PERSYARATAN PENERIMAAN SANTRIAWATI
a) Beragama Islam;
b) Telah tamat/lulus dan memiliki STTB/Ijazah SMP/SMPLB/MTs/Program Paket B;
c) telah lulus dengan memiliki STL/SKHU;
d) Memiliki Daftar Nilai Ujian Nasional SMP/SMPLB/MTs atau Daftar Nilai Ujian Nasional/STL Program Paket B;
e) Berusia setinggi-tingginya 21 tahun pada awal tahun pelajaran baru.
f) d) Mendaftarkan pada MA yang dituju.
E. SELEKSI MASUK
a. Seleksi calon santriawati MA dilakukan berdasarkan Peringkat Nilai Ujian Nasional SMP/SMPLB/MTs/ Paket B atau telah lulus dengan memiliki STL/SKHUN dengan mempertimbankan Bakat olahraga, bakat seni, prestasi di bidang akademik, ilmu pengetahuan dan teknologi, ekonomi lemah dan usia calon santriawati .
b. Seleksi potensi akademik dasar pondok pesantren, dalam bidang Baca Tulis Al Qur’an/ Bahasa Arab serta Bahasa Inggris
c. Seleksi penempatan (placement test) untuk kelas akselarasi program dalam bidang bahasa arab (ilmu alat).
F. PELAKSANAAN PENERIMAAN SANTRIAWATI
1. Pendaftaran
a. Madrasah wajib menyediakan formulir pendaftaran secukupnya sehingga setiap calon dapat memperolehnya .
b. Formulir agar disediakan di tempat yang mudah untuk diperoleh dalam jumlah yang cukup memadai dan diatur sedemikian rupa, sehingga pengambilan formulir berjalan tertib dan lancar .
c. Penyerahan kembali formulir pendaftaran disertai salinan / fotokopi Ijazah atau SKHU yang telah disahkan oleh Kepala Sekolah / Kepala Madrasah yang mengeluarkan Ijazah atau SKHU tersebut .
d. Biaya pendaftaran penerimaan santriawati diatur seringan mungkin dan bagi calon santriawati yang mengalami hambatan sosial ekonomi agar dibebaskan atau tidak dipungut biaya.
2. Pengumuman dan pendaftaran ulang
a. Pengumuman penerimaan santriawati
(1) Pengumuman penerimaan santriawati yang diterima beserta calon cadangan diberitahukan secara jelas oleh madrasah yang bersangkutan ;
(2) Pengumuman pada butir a (1) diatas, dilakukan pada waktu yang telah di tentukan, terbaca jelas dan diletakkan pada tempat yang terbuka .
b. Pendaftaran ulang.
(1) Waktu pendaftaran ulang bagi calon santriawati yang dinyatakan diterima ditentukan dan diumumkan seluas-luasnya oleh panitia, terutama batas waktu mulai dan berakhirnya pendaftaran ulang tersebut dan syarat-syarat yang harus dilengkapi.
(2) Bagi santriawati yang dinyatakan diterima wajib menunjukan Ijazah asli.
(3) Mereka yang dinyatakan diterima tetapi tidak mendaftar ulang dalam jangka waktu yang telah ditetapkan , maka dinyatakan gugur;
(4) Pendaftar yang dinyatakan gugur sesuai dengan butir b.(3) diatas diisi dengan calon – calon cadangan berdasarkan peringkat/rangking;
(5) Penentuan dan pelayanan calon cadangan yang dapat diterima untuk mengganti yang gugur supaya diatur dengan sebaik-baiknya menurut peringkat dan dalam waktu yang sesingkat-singkatnya ;
(6) Calon santriawati yang tidak diterima, SKHU segera dikembalikan untuk mendaftarkan ke sekolah / madrasah lain.
G. PERPINDAHAN SANTRIAWATI ANTAR SEKOLAH/MADRASAH
1. Perpindahan santriawati antar sekolah/madrasah dalam Kab. Hulu Sungai Utara, antar kabupaten / kota dalam propinsi Kalimantan Selatan, atau antar propinsi, dilaksanakan atas dasar persutujuan Kepala Sekolah/Madrasah asal dan Kepala Madrasah yang dituju serta dilaporkan kepada Kepala Kandepag Kabupaten / Kota sesuai dengan kewenangannya.
2. Perpindahan santriawati dari sekolah Indonesia di luar negeri dilaksanakan atas dasar persetujuan Kepala Sekolah/Madrasah asal dan Kepala Madrasah yang dituju serta dilaporkan kepada Kepala Kandepag Kabupaten/Kota sesuai dengan kewenangannya.
H. PELAPORAN
1. Setelah akhir pelaksanaan penerimaan santriawati , tiap panitia harus membuat laporan tentang proses pelaksanaan Penerimaan Santriawati , banyaknya calon peserta didik baru yang direncanakan diterima, pendaftar, yang diterima sebagai santriawati baru, asal pendidikan, latar belakang pendidikan orang tua, ekonomi orang tua, pengulang, mutasi, dan jumlah rombongan belajar tahun pelajaran penerimaan;
2. Laporan diteruskan oleh Kepala MA NIPI Rakha Amuntai ke Yayasan Pesantren Rakha Amuntai, Kantor Departemen Agama Kabupaten Hulu Sungai Utara dan Kabid Mapenda Islam Kanwil Depag Provinsi Kalimantan Selatan paling lambat 14 hari setelah pengumuman kelulusan;

Pedoman Pembinaan Ke-santriawati-an
(Kesiswaan)
Ma Nipi Rakha Amuntai
==========================================
Kegiatan kesantriawati an merupakan salah satu program prioritas di MA NIPI Rakha Amuntai . Kegiatan tersebut dilaksanakan. Kegiatan tersebut dilaksanakan untuk memberikan layanan kepada santriawati agar dapar menumbuh kembangkan bakat, minat, kreativitas dan prestasi santriawati secara optimal. Pada prinsipnya santriawati harus diberikan bekal dan pengalaman sebanyak-banyaknya melalui berbagai kegiatan yang bermanfaat, sebagai dasar pengembangan pendidikan di masa mendatang.
Program kesantriawati an terdiri dari berbagai kegiatan, yang meliputi kegiatan tahunan, semesteran, bulanan, mingguan, harian serta kegiatan khusus menjelang akhir tahun pelajaran dan awal dan awal tahun pelajaran baru. Kegiatan-kegiatan tersebut meliputi:
1. Kegiatan awal tahun pelajaran.
1.1. Penerimaan santriawati baru
1.2. Pembentukan panitia.
1.3. Pengajuan proposal
1.4. Publikasi ke masyarakat/ orang tua murid.
1.5. Pendaftaran santriawati baru
1.6. Seleksi santriawati baru
1.7. Pengumuman santriawati baru/ Penempatan kelas I
1.8. Daftar ulang dan penyelesaian administrasi.
1.9. Pembagian seragam dan paket buku.
1.10. Laporan
1.11. Orientasi santriawati baru
1.12. Pengenalan terhadap guru dan karyawan.
1.13. Pengenalan lingkungan sekolah.
1.14. Pengenalan tatakrama dan tata tertib sekolah.
2. Kegiatan Semester
2.1. Penyaringan santriawati berprestasi
2.2. Pemberian penghargaan bagi santriawati berprestasi.
3. Kegiatan Bulanan
3.1. Upacara tanggal tujuh belasan
3.2. Peringatan hari besar nasional
3.3. HUT Kemerdekaan RI,
3.3.1. Upacara bendera
3.3.2. Lomba antar kelas
3.4. Lomba Peringatan Hari-hari Nasional
3.4.1. Pengiriman duta sekolah
3.4.2. Pengiriman petugas pentas seni
3.5. Hari-hari Nasional
3.5.1. Pelatihan petugas upacara
3.5.2. Pelatihan petugas pentas seni.
3.5.3. Upacara bendera
3.6. Kegiatan PORSEMA
3.6.1. Tingkat Kecamatan Amuntai Utara.
3.6.2. Tingkat Kabupaten HSU
3.6.3. Tingkat Provinsi Kal. Selatan
3.6.4. Tingkat Nasional
3.7. Lomba Siswa Teladan
3.7.1. Tingkat Kabupaten HSU
3.7.2. Tingkat Provinsi Kal. Selatan
3.7.3. Tingkat Nasional
3.8. Olimpiade Mata Pelajaran
3.8.1. Tingkat Kabupaten HSU
3.8.2. Tingkat Provinsi Kal. Selatan
3.8.3. Tingkat Nasional
3.9. Pemilihan Santri Berprestasi
3.9.1. Tingkat Kabupaten HSU
3.9.2. Tingkat Provinsi Kal. Selatan
3.9.3. Tingkat Nasional
3.10. Lomba Pidato Bahasa Indonesia. Bahasa Inggris dan Bahasa Arab
3.10.1. Tingkat Kabupaten HSU
3.10.2. Tingkat Provinsi Kal. Selatan
3.10.3. Tingkat Nasional
3.11. Lomba Kesenian
3.11.1. Tingkat Kabupaten HSU
3.11.2. Tingkat Provinsi Kal. Selatan
3.11.3. Tingkat Nasional
3.12. Lomba Olah Raga
3.12.1. Tingkat Kabupaten HSU
3.12.2. Tingkat Provinsi Kal. Selatan
3.12.3. Tingkat Nasional
3.13. Pelatihan Petugas Keamanan Sekolah ( PKS )
3.14. Pelatihan Petugas Kesehatan Sekolah
4. Kegiatan Mingguan
4.1. Pembinaan Tim Olimpiade Mata Pelajaran
Dilaksanakan oleh team Pembimbing ( Team Sukses ), dengan materi mengacu ke standard kompetensi per mata pelajaran yang dipertandingkan pada ajang olimpiade Mata Pelajaran tingkat SLTA, dan dengan memperhatikan bank soal olimpiade.
4.2. Pembinaan Kemampuan Baca Kitab Kuning.
Dilaksanakan oleh team Pembimbing ( Team Sukses ), dengan kitab acuan adalah kitab yang menjadi standard pada Musabaqah Qiraah Kutub tingkat Nasional, dengan pembinaannya senantiasa sambil penguatan dasar-dasar kemampuan baca kitab (ilmu alat)
Pada bulan-bulan awal semester I kelas XII pembinaan sambil memanfaatkan perpustakaan digital dengan penguatan kemampuan bahtsul masail melalui maktabah syamilah pada perpustakaan digital
4.3. Pembinaan Life Skill
Dilaksanakan oleh team Pembimbing, dengan mengacu pada minat dan bakat santriawati, dengan memperhatikan keselerasan waktu dengan program dan kegiatan lainnya.
4.4. Pembinaan Pasukan Petugas Upacara
Dilaksanakan setiap hari Sabtu sore oleh guru pembimbing. Peserta terdiri dari kelas yang diberikan tugas sebagai petugas upacara.
4.5. Pembinaan Ekstrakurikuler
Jenis ekstrakurikuler meliputi :
1. Ekstrakurikuler Seni Tari
2. Ekstrakurikuler Seni Lukis
3. Ekstrakurikuler Seni Drama
4. Ekstrakurikuler Seni Kasidah
5. Ekstra. Seni Baca Al Qur’an
6. Ekstrakurikuler Seni Kaligrafi
7. Ekstrakurikuler Baca Puisi
8. Ekstrakurikuler Tenis Meja
9. Ekstrakurikuler Pencak Silat
10. Ekstrakurikuler B. Inggris
11. Ekstrakurikuler Dokter Remaja
12. Ekstrakurikuler Jurnalistik.
13. Ekstrakurikuler Pramuka
14. Ekstrakurikuler Komputer
4.6. Pembinaan Anggota Patroli Keamanan Sekolah
1. Pelatihan Anggota PKS Baru
2. Penugasan Anggota PKS.
3. Presensi Anggota PKS
5. Kegiatan Harian
5.1. Upacara Bendera
5.1.1. Pelaksanaan setiap hari Senin.
5.1.2. Peserta santriawati dan Guru/ Karyawan.
5.1.3. Waktu pelaksanaan jam 06.45 – 07.30
5.2. Doa pagi
5.2.1. Pelaksanaan setiap hari di awal jam belajar.
5.2.2. Peserta santriawati dan Guru yang akan mengajar pada jam ke 1.
5.2.3. Waktu Pelaksaan jam 07.20
5.3. Senam Pagi
5.3.1. Pelaksanaan setiap hari Jum’at pagi
5.3.2. Peserta semua santriawati dan pengurus asrama
5.3.3. Waktu pelaksanaan jam 06.45 – 07.00
5.4. Pembinaan kedisiplinan santriawati
Pembinaan kedisiplinan santriawati dilaksanakan setiap hari Sabtu s.d. Kamis
5.5. Untuk meningkatkan ketertiban dan kedisiplinan santriawati maka dibuat pedoman tatakrama dan tata tertib sekolah yang harus dipatuhi oleh setiap santriawati .

TATA KRAMA DAN TATA TERTIB KEHIDUPAN SOSIAL
BAGI SANTRIAWATI MA NIPI RAKHA AMUNTAI
—————————————————————————-
BAB I
KETENTAN UMUM
1. Tata krama dan tata tertib madrasah ini dimaksudkan sebagai rambu-rambu bagi santriawati dalam bersikap, berucap, bertindak dan melaksanakan kegiatan sehari-hari di madrasah dalam rangka menciptakan iklim dan kultur madrasah yang dapat menunjang kegiatan pembelajaran yang efektif.
2. Tata krama dan tata tertib madrasah ini dibuat berdasarkan nilai-nilai yang dianut madrasah dan masyarakat sekitar, yang meliputi : nilai ketaqwaan, sopan santun pergaulan, kedisiplinan dan ketertiban, kebersihan, kesehatan, kerapian, keamanan, dan nilai-nilai yang mendukung kegiatan belajar yang efektif.
3. Setiap santriawati wajib melaksanakan ketentuan yang tercantum dalam tatakrama dan tata tertib ini secara konsekuen dan penuh kesadaran.
Pasal 1
PAKAIAN MADRASAH
1. Pakaian Seragam
Santriawati wajib memakai pakaian seragam madrasah dengan ketentuan sebagai berikut :
1.1. Umum
1.1.1. Sopan dan rapi sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
1.1.2. Hari Senin dan. Selasa : Pakaian putih – biru tua lengkap dengan atribut , sepatu hitam, kaos kaki putih.
1.1.3. Hari Rabu dan kamis : Pakaian jubah lengkap dengan atribut, sepatu hitam, kaos kaki putih.
1.1.4. Hari Sabtu – minggu : Pakaian pramuka lengkap dengan atribut, sepatu hitam, kaos kaki putih.
1.1.5. Pakaian tidak terbuat dari kain yang tipis dan tembus pandang, tidak ketat dan membentuk tubuh.
1.1.6. Tidak mengenakan perhiasan yang mencolok.
1.1.7. Panjang rok sesuai dengan ketentuan.
1.1.8. Tidak memakai perhiasan atau aksesoris yang mencolok.
1.1.9. Lengan baju tidak digulung.
2. Pakaian Olah Raga
2.1. Untuk olah raga santriawati wajib memakai pakaian olah raga yang telah ditetapkan oleh madrasah .
2.2. Pakaian olah raga dengan sepatu cats, dan kaos kaki putih dipakai pada waktu pelajaran olah raga.
3. Pakaian Pramuka
3.1. Pakaian Pramuka lengkap dengan atribut pramuka hanya dipakai pada saat latihan Pramuka.
Pasal 2
RAMBUT, KUKU, TATO, MAKE UP
1. Santriawati dilarang berkuku panjang.
2. Santriawati dilarang mengecat rambut dan kuku.
3. Santriawati dilarang bertato.
4. Tidak memakai make-up atau sejenisnya kecuali bedak tipis.
Pasal 3
MASUK DAN PULANG MADRASAH
1. Santriawati Wajib Hadir di madrasah sebelum bel madrasah berbunyi, sebagai tanda masuk (kegiatan dimulai).
2. Kegiatan madrasah berlangsung :
2.1. Malam hari (di Asrama)
2.1.1. Qabla Magrib : 17.45 – 18.00
2.1.2. Ba’da Magrib : 18.15 – 19.00
2.1.3. Ba’da Isya : 19.45 – 22.00
2.1.4. Qabla Shubuh : 04.30 – 05.00
2.1.5. Ba’da Shubuh : 05.30 – 06.00
2.2. Pagi Hari (Tatap Muka Terjadwal)
2.2.1. Belajar I : 07.30 – 10.00
2.2.2. Belajar II : 10.30 – 12.30
2.2.3. Belajar III : 13.30 – 14.20
2.3 Sore Hari ( ekstra kurikuler )
2.3.1 Totur/Bimbel/Keg.lain : 15.00-16.30
3. Santriawati terlambat datang ke madrasah kurang dari lima belas menit harus lapor kepada guru piket dan diijinkan masuk madrasah .
4. Santriawati terlambat datang ke madrasah lebih dari lima belas menit harus lapor kepada piket dan diperkenankan masuk kelas pada pelajaran pertama, setelah mendapatkan sanksi.
5. Selama pelajaran berlangsung dan pada pergantian jam pelajaran santriawati dilarang berada di luar kelas.
6. Jika kebetulan ada kosong jam, dikarenakan ada guru yang berhalangan dan kebetulan tidak ada guru pengganti, maka santriawati dapat mengisi waktu kosong dengan membaca buku atau belajar lewat internet ke perpustakaan dengan seizin wali kelasnya.
7. Pada waktu istirahat santriawati dilarang berada di dalam kelas.
8. Pada waktu pulang santriawati diwajibkan langsung pulang ke rumah, kecuali yang mengikuti kegiatan ekstra kurikuler.
9. Pada waktu pulang, sebelum antar jemput datang santriawati harus berada di lingkungan madrasah dan dilarang duduk-duduk di tepi jalan atau tempat-tempat tertentu.
10. Apabila tidak masuk madrasah diwajibkan memberikan surat keterangan kepada guru/Kepala Madrasah .
Pasal 4
KEBERSIHAN, KEDISIPLINAN DAN KETERTIBAN
1. Setiap kelas dibentukbeberapa tim piket kelas yang secara bergiliran bertugas menjaga kebersihan dan ketertiban kelas.
2. Setiap tim piket kelas yang bertugas hendaknya menyiapkan dan memelihara perlengkapan kelas yang terdiri ;
1.1. Penghapus papan tulis, penggaris dan kapur tulis/ spidol.
2.2. Taplak meja dan bunga.
3.3. Sapu ijuk, sulak dan tempat sampah.
4.4. Lap tangan, alat pel dan tempat cuci tangan
3. Tim piket kelas mempunyai tugas :
3.1 Membersihkan lantai dan diding serta merapikan bangku-bangku dan meja sebelum jam pelajaran pertama dimulai.
3.2 Mempersiapkan sarana prasarana pembelajaran seperti kapur tulis/ spidol, membersihkan papan tulis, dll.
3.3 Melengkapi dan merapikan hiasan dinding kelas, seperti bagan struktur organisasi kelas, jadwal piket, papan absensi dan hiasan lainnya.
3.4 Melengkapi meja guru dengan taplak dan hiasan bunga.
3.5 Menulis papan absensi kelas.
3.6 Melaporkan kepada guru piket/ wali kelas tentang tindakan-tindakan pelanggaran di kelas yang menyangkut kebersihan dan ketertiban kelas, misalnya: coret-coret, berbuat gaduh (ramai) atau merusak benda-benda yang ada di kelas.
4. Setiap santriawati membiasakan menjaga kebersihan ruang kelas, kamar kecil/ toilet, halaman madrasah dan lingkungan madrasah .
5. Setiap santriawati membiasakan membuang sampah pada tempat yang telah ditentukan.
6. Setiap santriawati membiasakan budaya antri dalam mengikuti berbagai kegiatan madrasah dan luar madrasah yang berlangsung bersama-sama.
7. Setiap santriawati menjaga suasana ketenangan belajar baik di kelas, perpustakaan, laboratorium maupun di tempat lain di lingkungan madrasah .
8. Setiap santriawati mentaati jadwal kegiatan madrasah , seperti penggunaan dan peminjaman buku perpustakaan, penggunaan laboratorium dan sumber belajar lainnya.
9. Setiap santriawati menyelesaikan tugas yang diberikan madrasah sesuai ketentuan yang ditetapkan.
Pasal 5
SOPAN SANTUN PERGAULAN
Dalam pergaulan sehari-hari di madrasah , setiap santriawati hendaknya :
1. Mengucapkan salam, dan berjabat tangan antar sesama teman sejenis, dengan kepala madrasah dan guru, serta dengan karyawan madrasah apabila baru bertemu, atau mau berpisah.
2. Saling menghormati antar sesama santriawati , menghargai perbedaan dalam memilih teman belajar, teman bermain dan bergaul baik baik di madrasah maupun di luar madrasah , dan menghargai latar belakang social budaya masing-masing.
3. Menghormati ide, pikiran dan pendapat, hak cipta orang lain, dan hak milik teman dan warga madrasah .
4. Berani menyampaikan sesuatu yang salah adalah salah, dan menyatakan sesuatu yang benar adalah benar.
5. Menyampaikan pendapat secara sopan tanpa menyinggung perasaan orang lain.
6. Membiasakan diri mengucapkan terma kasih jika memperoleh bantuan atau jasa dari orang lain.
7. Berani mengakui kesalahan yang telanjur dilakukan dan meminta maaf apabilamerasa meanggar hak orang lain atau berbuat salah kepada orang lain.
8. Menggunakan bahasa yang sopan dan beradab yang mebedakan hubungan dengan orang yang lebih tua dan teman sejawat, dan tidak menggunakan kata-kata kotor dan kasar, cacian, dan pornografi.
Pasal 6
UPACARA BENDERA DAN PERINGATAN HARI-HARI BESAR
1. Setiap santriawati wajib mengikuti upacara bendera setiap hari Senin atau setiap tanggal upacara tertentu dengan pakaian seragam yang telah ditentukan madrasah
2. Setiap santriawati wajib mengikuti upacara peringatan hari-hari besar nasional.
3. Setiap santriawati wajib mengikuti upacara peringatan hari-hari besar keagamaan.
Pasal 7
KEGIATAN KEAGAMAAN

3 Setiap santriawati wajib dapat membaca Al-Qur’an dengan tartil.
4 Setiap santriawati wajib menjalankan sholat dhuhur berjamaah di madrasah .
5 Setiap santriawati wajib mengikuti pengajian dan amal yaumiyyah yang diadakan madrasah .

Pasal 8
LARANGAN-LARANGAN
Dalam kegiatan sehari-hari di madrasah , setiap santriawati dilarang melakukan hal-hal sebagai berikut :
1. Merokok, meminum minumam keras, mengedarkan dan mengkonsumsi narkotika, obat psikotropika dan obat terlarang lainnya.
2. Berkelahi baik perorangan maupun kelompok, di dalam madrasah maupun di luar madrasah .
3. Membuang sampah tidak pada tempatnya.
4. Mencoret dinding bangunan, pagar madrasah , perabot dan peralatan madrasah lainnya.
5. Berbicara kotor, mengumpat, bergunjing, menghina atau menyapa antar sesama santriawati atau warga madrasah dengan kata, sapaan, atau panggilan yang tidak senonoh.
6. Membawa barang yang tidak ada hubungan dengan kepentingan madrasah , seperti senjata tajam atau alat-alat lain yang membahayakan keselamatan orang lain.
7. Membawa, membaca, atau mengedarkan bacaan, gambar, sketsa, audio atau video pornografi.
8. Membawa kartu dan bermain judi di lingkungan madrasah .
9. Membawa hand phone pada saat pelajaran di madrasah .
10. Jajan di luar pekarangan madrasah dan membawa uang saku yang berlebihan,.
11. Mengadakan kegiatan yang bersifat mengganggu pelajaran madrasah .

Pasal 9
PENJELASAN TAMBAHAN
1. Yang dimaksud dengan kartu adalah semua jenis permainan kartu.
2. Sepatu dinyatakan hitam apabila warna hitamnya lebih dominan.
3. Pemanggilan orang tua tidak dapat diwakilkan.
BAB II
PELANGGARAN DAN SANKSI
Santriawati yang melakukan pelanggaran terhadap ketentuan yang tercantum dalam tatakrama dan tata tertib kehidupan social madrasah dikenakan sangsi sebagai berikut
1. Teguran
2. Penugasan
3. Pemangilan orang tua
4. Skorsing
5. Dikeluarkan dari madrasah
TABEL PELANGGARAN DAN SANKSI
PELANGGARAN SANKSI
1. Terlambat datang ke madrasah
a. Kurang dari 15 menit
b. Lebih dari 15 menit
c. Lebih dari 15 menit lebih dari 2 kali 1. a. Dicatat oleh guru piket dan masuk kelas.
a. Tugas dari piket selama jam pelajaran pertama berlangsung.
b. Dipulangkan langsung.
2. Tidak membawa buku pelajaran pada jam pelajaran yang bersangkutan.
1. Belajar pelajaran yang bersangkutan di perpustakaan, kecuali ada ulangan boleh ikut tetapi tidak diberi perpanjangan waktu.
3. Santriawati berada di dalam kelas pada waktu istirahat. 3. Ditegur dan di ingatkan.
4. Tidak membawa peralatan sholat, tidak sholat dhuhur berjamaah. 4. Ditegur, dicatat, disuruh istighfar dan disuruh langsung sholat dengan meminjam temannya.
5. Keluar kelas pada waktu pergantian jam pelajaran atau setelah istirahat. 5. Ditegur oleh guru yang sedang mengajar pada saat itu.
6. Tidak memakai atribut madrasah : 7. Ditegur dan harus menggunakan
atribut tersebut pada saat itu
juga.
8. Tidak memakai seragam madrasah
a. Kaos kaki tidak putih.
b. Sepatu tidak hitam
c. Pakaian seragam dicoret-coret.
d. Pakaian seragam dirobek/ dijahit tidak sesuai dengan ketentuan.
e. Pakaian (baju) di atas lutut. 7. Point a s.d. f :
Ditegur dan diperingatkan
Dipanggil orang tua/ wali

8. Memakai aksesoris lainnya
a. a. Kaos oblong/ baju luar non jaket.
b. Sepatu sandal
c. Tas dengan coret-coret 8. Point a s.d. e :
Barang-barang tersebut diambil
dan tidak dikembalikan.

1. Membawa barang barang tanpa rekomendasi dari guru terkait
a. Kaset/ LD/ VCD
b. Gitar/ radio/ walkman
c. Radio panggil/ telepon seluler
d. Kendaraan bermotor. 9. Point a, b, c, diambil dan dikembalikan melalui orang tua.
Diperingatkan dan orang tua
dipanggil.
2. Membawa, menyimpan atau mempergunakan .
e. Rokok
f. Minumal beralkohol
g. Obat-obatan terlarang
h. Buku atau bacaan porno
i. Alat-alat yang tidak berkaitan dengan KBM 10. Point a s.d. e :
– Barang-barang tersebut disita dan tidak dikembalikan.
– Pemganggilan orang tua.
– Skorsing.
– Dikeluarkan dari madrasah .
– Pada kondisi tertentu dapat diserahkan kepada yang berwajib.
3. Rambut, kuku dan tato.
1. Kuku panjang atau dicat.
2. Rambut dicat
3. Anggota badan ditato. 12. a. Langsung dipotong dan dihapus.
b. Orang tua dipanggil dan diupayakan untuk dihapus.

4. Judi dan main kartu.
12. Pemanggilan orang tua dan dikenakan sanksi khusus yang ditentukan oleh dewan guru.
13. Membolos.
13. Pemanggilan orang tua dan dikenakan sanksi khusus yang ditentukan oleh dewan guru.
14. Mencuri 14. – Mengembalikan atau mengganti barang yang dicuri.
– Pemanggilan orang tua.
15. Merusak barang orang lain atau fasilitas madrasah . 15. – Mengganti barang yang
dirusak.
– Pemanggilan orang tua
16. Berkelahi baik di dalam maupun di luar madrasah . 16. – Kedua belah pihak dihukum, yang memukul lebih mendapat hukuman dahulu lebih berat.
– Pemganggilan orang tua dan sanksi khusus yang ditentukan oleh dewan guru.
17. Berbuat keonaran atau melakukan perbuatan yang dapat menimbulkan citra jelek pada madrasah baik di dalam maupun di luar madrasah 17. – Pemanggilan orang tua.
– Membuat surat pernyataan yang diketahui oleh orang tua, wali kelas dan kepala madrasah .
BAB III
LAIN-LAIN
1. Tatakrama dan tata tertib kehidupan social madrasah ini mengikat santriawati sejak berangkat dari rumah ke madrasah sampai tiba di rumah kembali.
2. Tatakrama dan tata tertib ini berlaku sejak tanggal ditetapkan.
3. Hal-hal yang tidak tercantum dalam tatakrama dan tata tertib ini akan diputuskan lebih lanjut melalui rapat dewan guru.

Responses

  1. Ini ponpes amuntai ya?

  2. Ya, salah satu unit pendidikan di Ponpes Rakha Amuntai

  3. assalamu`alaikum…ana santri RAKHA amuntai tingkat tsanawiyah tahun 1997,skrng ana pindah ke pon-pes daarul mughni bogor jawa barat.skrng ini ana rindu sekali dgn kp.halaman ana di sungai turak.dan tmn2 seangkatan di RAKHA.

  4. s’moga teman-teman anda membaca dan mau bergabung menjadi pengobat rindu anda


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: