Oleh: H. Ahmad Subehan, Lc, S.Pd.I | 5 Februari 2009

Pemimpin Masa Depan (bagian 2)

Pemimpin Masa Depan (Visi, Strategi, dan Praktik Baru bagi Era Berikutnya)
Editor: FRANCESS HESSELBEIN, MARSHALL GOLDSMITH RICHARD BECKHARD (Jossey-Bass Publisher – San Francisco)
Oleh : Drs. H. Munadi
MEMIMPIN ORGANISASI BERKINERJA BURUK
Oleh: William Bridges
Apa yang orang yakini tentang kepemimpinan merefleksikan nilai dan perhatian yang lebih umum di masa itu. Pemberontakan muncul di tiap generasi, bukan hanya terhadap pemimpin tetapi juga terhadap gaya kepemimpinan. Saat ini, kita sedang bereaksi terhadpa gaya kepemimpinan patriarki yang memungkinkan orang, khususnya laki-laki, untuk memimpin organisasi militer yang luar biasa pada perang dunia ke dua, dan setelahnya, menjalankan organisasi indutsri yang besar yang kemudian mendominasi periode perang dingin.
Eksekutif bergaya militer bukan hanya mendominasi masa itu, tapi juga memang sesuai untuk jaman itu. Jelas bahwa pemimpin di masa itu tidaklah sesuai seperti pemimpin di masa sekarang. Terdapat masa dimana kepemimpinan berubah bentuk menjadi bentuk yang lebih fisiologis dimana pemimpin kepalanya dan organisasi sebagai tubuhnya. Ketika jaman berubah metapora kepemimpinan tersebut, perubahan itulah yang disebut perubahan yang besar. Saya ingin menyarankan tiga hal yang mencirikan cara dimana kita semakin tenggelam dalam pekerjaan kita saat ini dan bersama-sama membentuk jenis kepemimpinan yang diharapkan. Yang pertama adalah bekerja pada sebuah organisasi, industri dan masyarakat yang berubah dengan cepat dan sering. Kedua; apapun bisnis dan profesi yang kita jalani, kebanyakan kita menggunakan banyak waktu untuk mengelola informasi tentang sesuatu bukannya mengelola sesuatu itu. Dan yang ketiga adalah produksi dan ektivitas pendukung yang sebelumnya terintegrasikan dalam sebuah organisasi tunggal sekarang menjadi lebih terurai dan terpisah diantara berbagai organisasi yang berbeda.
Cepatnya Perubahan
Perubahan tersebut biasanya berkaitan dengan kemajuan teknologi, dan teknologi menjadi hal yang penting bagi perubahan dalam tiga hal sebagai berikut :
1. Teknologi mendorong orang untuk mempelajari semua cara baru dalam menciptakan sesuatu atau berkomunikasi dengan orang lain.
2. Perubahan memungkinkan dan bahkan mendorong organisasi untuk tetap melakukan modifikasi dalam produk dan pelayanan.
3. Sarana komunikasi yang maju yang telah berubah dan dulu hanya nampak secara lokal kini dapat dirasakan dimana saja dan kapan saja.
Dua faktor pertama meningkatkan perubahan dengan pasti, sementara faktor yang ketiga meningkatkan perubahan hanya pada orang-orang atau organisasi tertentu dengan mendorong mereka untuk melakukan perubahan yang lebih tinggi. Perubahan yang sering terjadi mendorong kita untuk mengembangkan bentuk dan praktik organisasi baru. Tiap buku yang membahas tentang kualitas dan pelayanan pelanggan mengingatkan kita tentang betapa pentingnya responsifitas dan fleksibilitas dan banyak organisasi yang terus mencoba untuk meningkatkan kualitas tersebut.
Peter Drucker mencatat bahwa tiap organisasi harus membangun managemen perubahan dalam strukturnya. Begitu banyak organisasi yang mencoba menjadi fleksibel dan resfonsif dalam tataran perilaku tanpa mengetahui seberapa besar ketidakfleksibelan dan ketidakresfonsifan yang terbangun dalam struktur dan sistem mereka. Dalam sebuah lingkungan yang berubah dengan cepat, sebuah perusahaan dapat saja bangkrut meski semua pegawainya melakukan pekerjaan dengan sempurna. Faktanya, permainan organisasi modern tidak dimainkan dengan efektif oleh orang yang mengerjakan pekerjaannya, namun hanya terjebak dalam semangat yang dimiliki oleh CEO.
Pekerjaan Berbasis Pengetahuan
Faktor yang kedua yang mengakibatkan disfungsinya pekerjaan adalah bahwa pekerjaan semakin dikerjakan berbasis pengetahuan, bukan industri. Ketika pekerjaan yang akan dikerjakan berbentuk fisik, maka kita dapat dengan mudah membagi-baginya menjadi beberapa pekerjaan terpisah dan dengan deskripsi masing-masing. Kita mengelompokan pekerjaan pada beberapa departemen dengan misinya yang berbeda-beda. Namun jika pekerjaan berbasis pengatahuan, maka akan sulit dibagi-bagi dengan cara seperti di atas. Bahkan memisahkan pekerjaan berbasis pengetahuan hanya akan memunculkan tindakan pengualangan dan dialog antara individu dengan data. Oleh karena itulah kenapa pekerjaan berbasis pengetahuan sering dilakukan oleh sebuah tim lintas fungsional.
Menguraikan Organisasi
Faktor terakhir yang menguraikan garis besar pekerjaan yang sudah familiar adalah dengan menemukan kecenderungan perubahan organisasi yang secara tidak ekonomis mempekerjakan semua pekerja yang mereka butuhkan untuk dapat mengerjakan semua pekerjaan yang harus diselesaikan. Organisasi menguraikan aktifitasnya, tergantung pada pekerja tetap yang dimiliki organisasi tersebut.
Pemimpin pada Organisasi yang Berkinerja Buruk
Kepemimpinan dibutuhkan oleh jenis organisasi seperti ini dalam tiga bentuk yang berbeda:
a. Kepemimpinan formal yang bertanggungjawab untuk mengintegrasikan, mengontrak, dan menjalankan aktifitas berbagai sumber proyek.
b. Pemimpin ad hoc dibutuhkan pada tiap sumber proyek tersebut
c. Kepemimpinan pada tiap tim proyek yang menggabungkan inisitaif, kapasitas manajemen-diri, pembawa nilai organisasi, dan memiliki tanggungjawab bisnis yang dalam organisasi tradisional dibatasi pada orang-orang yang berada di pucuk pimpinan organisasi.
Organisasi berkinerja buruk membutuhkan lebih banyak pemimpin dengan keterampilan yang lebih mutakhir, bukan kebalikannya. Tugas utama dalam melakukan pelatihan dan pengembangan di tahun-tahun ke depan adalah memperkuat keterampilan para pemimpin tersebut. Mungkin, cara yang paling sederhana untuk membicarakan pemimpin yang dibutuhkan oleh organisasi yang berkinerja buruk adalah dengan mengatakan bahwa kepemimpinan sendiri berkinerja buruk.


Responses

  1. Semoga warga Rakha selalu sehat walafiat

  2. Masa depan anda akan ditentukan oleh aktivitas diri pribadi kita.

  3. Bagian dari aktivitas diri pribadi adalah upaya sistematis dan sungguh-sungguh dengan penuh tawakkal kepada Allah SWT

  4. Amien.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: